Kamis, 29 September 2011

TEMA : Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan

Peradaban Di Indonesia


                Seperti yang kita ketahui bahwa indonesia merupakan negara yang sangat kaya, kita memiliki lautan yang sangat luas dan tanah kita sangat subur untuk bercocok tanam. Agama di indonesia pun sangat beragam, di negara kita memiliki 5 agama dapat kita anut. Kehidupan tak luput dari penduduk, masyarakat dan kebudayaan. Penduduk, masyarakat dan kebudayaan adalah tiga unsur yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Sebelum kita bisa menyimpulkan bagaimana kehidupan yang ada di indonesia maka kita harus tahu dulu pengertian dan sejarahnya. 

A. Pengertian 
                   Pertumbuhan penduduk adalah perubahan populasi manusia dari waktu ke waktu. Penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu. Sedangkan masyarakat adalah sekumpulan individu yang mengadakan kesepakatan bersama untuk secara bersama-sama mengelola kehidupan, sedangkan apa yang menjadi kesepakatan bersama warga masyarakat itulah yang dinamakan kebudayaan.


Ada beberapa faktor Demografi yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk dunia, yaitu :

1. Kematian (Mortalitas).
         Kematian adalah berpisahnya nyawa dengan jasad biologis atau tubuh kita. Hal ini dapat disebabkan oleh penyakit ataupun karena kecelakaan. Angka kematian yang lambat dan angka kelahiran yang tinggi inilah yang menyebabkan laju pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali.

2. Kelahiran (Natalitas).
          Kelahiran adalah bertambahnya populasi individu.
          
3. Migrasi (Mobilitas).
          Migrasi adalah perpindahan penduduk dengan tujuan untuk menetap dari suatu tempat ke    tempat lain melewati batas administratif (migrasi internal) atau batas politik/negara (migrasi internasional).Migrasi ini terjadi karena adanya perbedaaan pendapatan antara desa atau kota.

          Migrasi itu juga terbagi menjadi 2 golongan, yaitu :
  • Migrasi Internasional yaitu perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lainnya.Migrasi Internasional itu sendiri terbagi atas beberapa macam,antara lain : 
    a.   Imigrasi yaitu masuknya penduduk dari suatu negara lain dengan tujuan menetap. Orang yang melakukan imigrasi disebut Imigran.
     b.  Emigrasi yaitu keluarnya penduduk dari suatu negara ke negara lain. Orang yang melakukan emigrasi disebut Emigran.
    c.      Remigrasi atau Repatriasi, Yaitu kembalinya imigran ke negara asalnya.
    d.  Evakuasi yaitu perpindahan penduduk atau pengungsian penduduk dari tempat tinggalnya ke daerah lain karena alasan bencana alam atau perang.
    e.     Forensen, yaitu orang yang tinggal di pedesaan atau luar kota tapi mempunyai mata pencaharian di kota. 
  • Migrasi Nasional/Internal yaitu perpindahan penduduk di dalam suatu negara. Migrasi penduduk yang terjadi bukan tidak menimbulkan akibat, tetapi menimbulkan beberapa akibat diantaranya :
    a.       Urbanisasi yaitu perpindahan penduduk dari desa ke kota dengan tujuan mencari nafkah.
    b.       Laju pembangunan yang tidak merata.
     c.    Memungkinkan terjadinya konflik antar kelompok.

                   Struktur penduduk itu sendiri terbagi menjadi 3 jenis, yaitu : 


a.   Piramida Penduduk Muda. Komposisi penduduk  yang memiliki angka kelahiran yang tinggi dan angka kematian yang rendah sehingga pertumbuhan penduduk sangat cepat. 

Contohnya adalah negara-negara berkembang, misalnya Indonesia, India, dll
b.    Piramida Penduduk Stasioner. Komposisi penduduk pada wilayah ini memiliki angka kelahiran dan angka kematian sama atau seimbang atau statis sehingga pertumbuhan penduduk sangat lambat. Contohnya adalah negara maju seperti Denmark, Norwegia,dll.

c.   Piramida Penduduk Tua. Komposisi penduduk pada wilayah ini memiliki angka kelahiran yang rendah dibandingkan dengan angka kematiannya,sebagian besar penduduk adalah dari golongan orang yang dewasa atau tua sehingga laju pertumbuhan penduduk berkurang.

B. Kebudayaan dan Kepribadian 

B.1 Pertumbuhan  dan Perkembangan kebudayaan Indonesia
      Berdasarkan ilmu arkeologi, perkembangan kebudayaan di indonesia terbagi ke dalam beberapa fase, yaitu :

1. Zaman Batu
 
    Pada zaman ini belum dikenal logam.Alat-alat kebudayaan terbuat dari batu, selain itu ada juga yang terbuat dari tulang dan kayu.Zaman batu ini terbagi lagi menjadi 3 fase, yaitu :
     a. Zaman Batu Tua (Paleolitikum)
     b. Zaman Batu Tengah (Mesolitikum)
     c. Zaman Batu Baru (Neolitikum)
          
 
2. Zaman Logam
     Pada zaman ini, orang sudah membuat alat-alat yang terbuat dari logam, disamping yang terbuat dari batu.
 Zaman logam ini juga terbagi menjadi beberapa fase, yaitu :
     a. Zaman Tembaga
     b. Zaman Perunggu
     c. Zaman Besi

B.Kebudayaan Hindu,Budha dan Islam

 
 1. Kebudayaan Hindu dan Budha
     
 Agama Hindu masuk ke indonesia di perkirakan pada awal tarikh Masehi,sekitar abad ke-3 dan ke-4, yang dibawa oleh para musafir dari India, di antaranya Maha Resi Agastya.dan diikuti oleh masuknya agama Budha yang dibawa oleh para musafir dari Tiongkok diantaranya Musafir Budha Pahyien.
Berkembangnya kebudayaan Hindu-Budha di Indonesia dapat dilihat dari sejarah kerajaan-kerajaan dan peninggalan-peninggalan yang ada pada masa itu, diantaranya adalah Prasasti, Candi (Borobudur,Prambanan,Mendut,Panataran,dll) Seni ukir, Patung Dewa dan masih banyak lagi peninggalan kebudayaan Hindu-Budha yang dapat kita lihat sampai sekarang.

  
 2. Kebudayaan Islam
       Agama dan kebudayaan Islam masuk ke Indonesia diperkirakan pada abad ke-7 M yang dibawa oleh para pedagang Arab,Persia dan Gujarat dan berkembang pesat sekitar abad ke-13.Agama dan kebudayaan Islam yang mengajarkan tentang Kedamaian tanpa mengenal strata berkembang pesat di Indonesia.Pola penyebaran yang berawal dari masyarakat yang tinggal dipesisir pantai, kemudian dilanjutkan kepada masyarakat yang ada di pedalaman yang dibawa oleh para ulama pada waktu dirasa sangat tepat untuk iklim masyarakat pada waktu itu.Di daerah Jawa,Wali Songo mempunyai peran yang penting dalam menyebarkan Agama Islam kepada masyarakat.Demikian pula di daerah Sumatra,Kalimantan,Sulawesi, Islam berkembang dengan pesatnya sehingga bermuncuylan kerajaan-kerajaan Islam seperti Samudra Pasai,Demak, Banten,Gowa,Banjar dan masih banyak lagi. Dengan pola penyebaran yang welas asih, Islam dapat diterima sebagai agama yang baru pada waktu itu dan berkembang pesat di Indonesia smapai sekarang dan menjadi agama mayoritas penduduk Indonesia.

    3.  Kebudayaan Barat
      Kebudayaan Barat masuk ke Indonesia bersamaan dengan zaman Kolonial atau zaman penjajahan di Indonesia.Masuknya kebudayaan barat,mau tidak mau mempengaruhi kebudayaan Indonesia yang sebelumnya sudah di pengaruhi oleh Kebudayaan Hindu-Budha dan Islam. Hal-hal yang dipengaruhi oleh kebudayaan barat adalah :
a. Masyarakat Mulai mengenal strata sosial antara kelas atas dan kelas bawah,sehingga mengakibatkan kesenjangan sosial yangterlihat jelas sekali.
b. Munculnya sekolah-sekolah yang mengajarkan kultur dan gaya hidup bangsa Eropa.
c. Bangunan-bangunan baru mulai muncul dengan gaya arsitektur barat.
d. Dengan masuknya kebudayaan barat di Indonesia, maka masuk juga agama baru bangsa Eropa, yaitu Katolik. Penyebaran agama Katolik ini dilakukan oleh pendeta-pendeta yang datang dari Eropa, dengan wilayah penyebaran daerah ujung timur Indonesia seperti Ambon dan Irian Jaya.


                Kesimpulan yang dapat kita ambil yaitu keberagaman yang ada di Indonesia hendaknya dapat disikapi dengan arif dan bijaksana oleh seluruh lapisan masyarakat, itulah makna dari Bhinneka Tunggal Ika yang sesungguhnya.Berbeda kebudayaan, suku dan ras tetapi tetap satu yaitu bangsa Indonesia.





Daftar Pustaka :
1.       Buku ISD, Harwantiyoko dan Neltje F Katuuk
2.       Wikipedia.org

Tidak ada komentar:

Posting Komentar